Happy To Have Them
Sahabat itu seperti matahari yang selalu ada disiang hari. Bulan yang selalu ada dimalam hari. Dan bintang yang selalu ada disiang dan malam hari.
Setiap individu pasti memiliki sahabat, sahabat bukan hanya pada sesama manusia. Tetapi ada sebagian orang yang menganggap hewan peliharaannya adalah sahabatnya. Ada pula orang yang menganggap sebuah barang berharga miliknya adalah sahabatnya seperti boneka. Bahkan ada pula sebagian orang yang menganggap sebuah social network seperti twitter adalah sahabatnya. Sebenarnya orang-orang seperti itu bukan tidak memiliki sahabat sesama manusia, mereka punya. Hanya saja ia merasa jauh lebih nyaman ketika bersama hewan, barang, atau apapun itu.
Seperti halnya manusia biasa, aku juga mempunyai sahabat. Sahabat yang kumiliki lumayan banyak, tetapi kali ini aku akan sharing tentang sahabatku dikelas.
Pertama kali aku mengenal mereka saat pertama kali masuk SMA, awalnya aku tidak terlalu akrab dengan mereka. Tetapi karena pada saat itu tempat duduk dikelasku tidak tetap alias selalu berpindah-pindah, akhirnya aku satu meja bersama mereka. Kita duduk kedua dari belakang, dan aku duduk paling ujung dekat tembok. Namun lama kelamaan, tidak ada lagi yang sering berpindah-pindah tempat duduk, dan akhirnya aku duduk dengan mereka. Bersama Elisabeth Agustina Sari dan Nurmala Husaina.
Awalnya kita hanya berteman biasa. Namun karena kita nyambung saat bercerita, bercanda, bahkan saat candaan itu kelewatan pun tidak ada sakit hati yang terasa karena kita saling mengerti satu sama lain.
Pada suatu hari aku pernah menceritakan tentang Greyson Chance idolaku yang sering memanggil fansnya dengan sebutan sweetheart atau sweety pada Elisabeth. Lalu Elisabeth menjawab ceritaku dengan sebuah celetukan "Yasudah mulai sekarang aku manggil kamu sama Mala switty aja" Aku yang mendengar celetukannya itu hanya tertawa terbahak-bahak. Namun ternyata ucapan Elisabeth itu bukan sebuah gurauan. Dan mulai hari itu kami memanggil satu sama lain dengan sebutan 'switty' mungkin itu terdengar seperti sekumpulan anak kecil yang centil, lebay dan alay. Tapi tidak apa-apalah lagian juga cuma buat seru-seruan aja;-p
Sahabat tidak selalu ada setiap waktu, namun ada saat kita perlukan
Elisabeth Agustina Sari atau yang akrab dipanggil dengan sebutan Ebet ini lahir pada tanggal 29 agustus 1995. Diantara kami bertiga Ebet-lah yang paling pandai berekspresi atau dengan kata lain NARSIS! dimana-mana selalu saja fotooooo, bahkan rasanya aku sudah sangat bosan jika ia memintaku untuk memotokan ia. Jika tidak foto maka ia akan ngaca! Kebiasaannya yang sudah menjadi rahaasia umum adalah selalu ngaca, sisiran dan bedakan pada saat akan kekantin, bahkan aku dan Mala harus selalu menunggunya selesai berdandan ketika akan kekantin. Bahkan aku sering bilang padanya "Kamu ni dandan terus, mau ketemu siapa sih dikantin?" Namun ucapanku tidak dihiraukan olehnya.
Namun, berbeda dengan para gadis centil yang selalu dandan disetiap keadaan(?) yang biasanya memiliki otak udang, menurutku ia cukup cakap dalam menangkap suatu pelajaran. Diantara aku, dan Mala, Ebet-lah yang paling cepat dalam menghapal suatu materi pelajaran. Namun siapa sangka dibalik sosoknya yang lebay, narsis, suka dandan dan cepat menghapal, ia adalah gadis yang cepat lelah. Badannya tidak dapat diforsir berlebihan, ia bisa sakit, bahkan untuk begadang sampai jam 1 dinihari saja matanya sudah bengkak. Oh, iya waktu itu pada saat selesai UTS, ia sempat masuk Rumah Sakit karena sering begadang untuk belajar. Begitulah sekilas cerita tentang gadis yang sangat menyukai icon 'Princess' ini.
Nurmala Husaina atau yang biasa dipanggil Mala ini lahir pada 13 September 1995. Diantara kami bertiga memang Elisabeth-lah yang paling tua, namun kami lebih suka memanggil Mala dengan sebutan 'Kakak Pertama'. Namun siapa sangka dibalik penamilannya yang terkesan 'galak' dengan tatapan matanya yang tajam itu, ia orang yang sangat moody-an dan kadang bijaksana. Diantara kami bertiga, Mala-lah yang lebih berprestasi dibidang akademik, ia sangat rajin berkutat dengan angka dan rumus-rumus yang tidak kumengerti dalam bidang Matematika, Fisika dan Kimia. Ia mau-mau saja jika harus mengerjakan soal Matematika yang rumit dan penuh dengan rumus itu.
Mala adalah tipe orang yang moody-an atau suasana hatinya yang sangat mudah berganti-ganti, bahkan aku saja suka kesal sendiri kalau ia sedang badmood, soalnya ia akan cuek dan menunjukan ekspresi tidak suka. Itulah sekilas cerita tentang gadis yang menyukai Teddy Bear ini.
Sebenarnya selain switty kami juga mempunyai nama panggilan lain yaitu
Ceila (Cewek Alay) untuk Elisabeth. Celau (Cewek Galau) untuk Mala. Dan Cemot (Cewek Lemot) untukku -_-
hanya saja kami jarang menggunakannnya karena sudah sreg(?) dengan sebutan switty
You can count on me like 1 2 3
I'll be there
And I know when I need it I can count on you like 4 3 2
You'll be there
Cause that's what friends are supposed to do
Berikut adalah beberapa foto kebersamaan kami yang diabadikan dalam bentuk foto haha=))))










