Seandainya Part 3 (Alvia's Story)
"Sampai jam istirahat nanti kalian free karena saya dan senir pembimbing lainnya harus mempersiapkan segala sesuatu untuk keberangkatan kemping besok" Kak Angel menjelaskan.
Sorak sorai pun bergema dikelas X-1.
"Vi, kekantin yuk" Prissy dan Ify mengajakku.
"Kalian duluan aja deh. Gue gak laper"
"Yaudah deh. kita duluan ya"
Ketika Kak Angel keluar kelas seketika itu juga kelasku kosong melompong hanya aku sendiri dikelas.
"Kok sendirian aja? Gak keluar kayak yang lain?" tanya seseorang dari depan pintu mengagetkanku.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
PART 3
Hapir saja aku terlonjak saking kagetnya "Eh! Ngga papa. Kakak sendiri ngapain disini? bukannya harus nyiapin buat besok bareng senior pembimbing lainnya ya?"
Kak Alvin berjalan kearahku dan duduk didepanku"
"Malas aja sih, bosen"
"Loh? Kok Gitu sih? Itu kan udah jadi tanggung jawab lo kak"
"Gak papa sih. Lo ngapain?"
"twitteran aja sih. Kenapa emang Kak?"
"oh, engga. Gue ganggu gak?"
"Hah? Ganggu? Ya engga lah. Lo ngapain kesini?"
"Tadinya sih cuma lewat kirain disini gak ada orang taunya ada lo."
"Emang kenapa kalo ada gue?"
"Ya gue pengen ngobrol aja sama lo. Besok ikut kemping kan?"
"Ahahaha, iyalah kak kan wajib ikut. Ternyata Kak Alvin baik juga ya kirain cuma bisa galak-galak aja" Ucap ku dengan tampang watados.
"Ya engga lah haha" Jawabnya lalu tertawa. Tawanya sangat renyah dan enak didengar.
Kami terus mengobrol sampai satu per satu teman-teman kelasku datang . Sebelum Ify dan Prissy datang Kak Alvin telah keluar kelas.
Sekarang sudah hari jumat, saat seluruh anak kelas X berangkat ke Cibubur untuk kemping penutupan MOS.
"Pagi!" Seru Prissy riang lalu merangkul ku dan Ify dari belakang. "Dikit banget barang bawaan kalian?"
Aku melirik tas ransel yang terletak didekat kakiku, dan tersenyum bangga. "Iya dong. cuma tiga hari ini, ngapain bawa barang banyak-banyak?"
"Hahaha bener Vi" Ify ikut angkat bicara.
"Anak-anak mohon tenang sebentar, sebentar lagi kita akan berangkat, jadi kita akan berdoa dulu menurut agama dan keyakinan masing-masing" Seru Pak Duta, kepala sekolah SMA Cahaya Harapan.
"Berdoa dimulai!" Seru Pak Arman lagi.
Seketika, lapangan basket SMA Cahaya Harapan yang tadinya riuh, menjadi sunyi karena semua berdoa dalam hati.
"Berdoa selesai!"
Dengung bising mulai terdengar lagi dipenjuru lapangan.
Dalam waktu kurang 5 menit, tenda yang dibuat oleh Prissy dibantu denganku dan Ify telah berdiri kokoh. Gak percuma waktu SMP Prissy ikut pramuka.
"Hebat juga lo Pris bisa bikin tenda. Gue aja kalo gak ada lo udah pasti gak akan bisa" Aku menepuk pundak Prissy pelan.
"Oh, iya dong gue gitu" Jawab Prissy sambil menyombongkan diri.
"Huuuuuu" Aku dan Ify pun langsung mengkoor dirinya.
"Eh, by the way menurut kalian senior pembimbing yang paling baik siapa?" Tanya Ify.
"Gue sih Kak Angel, diantara semua senior pembimbing cuma dia yang gak pernah ngerjain gue" Jawab ku disambut anggukan dari Pricilla.
"Kalo yang paling ganteng siapa?" Tanya Pricilla.
"Gue sih Mario, itu loh yang kemaren nyanyiin lagu buat gue" Jawab Ify.
"Cieeee Ify sama Kak Rio ya, cieee" Ledekku dan Prissy.
"Kalo lo siapa Pris?"
"Gue sih Gabriel, itu loh yang kakak kelas lo di SMP itu Vi" Jawab Prissy "Serius, dia kecee banget. Kapan-kapan kenalin gue ke dia dong Vi" Pinta Prissy.
"Itu sih emang maunya elo aja Pris" Ucap Ify.
"Nah! bener tuh Fy" Aku menambahkan.
"Emang kalo lo siapa Vi?" Tanya Prissy.
"Siapa ya? Alvin mungkin?" Jawabku datar.
"Hah? Alvin?" Tanya Ify dan Prissy berbarengan.
"Emang kenapa kalo Alvin? Kalian kan juga pernah bilang kalo Alvin ganteng"
"Iya sih, tapi kan......" Belum sempat Prissy melanjutkan ucapannya, Kak Angel datang menghampiri kami
"Sivia, Ify, Pricilla ngumpul dulu yuk, kita mau ngasih jadwal dan pengarahan buat nanti"
"Iya kak" Aku pun langsung berdiri diikuti oleh Ify dan Prissy.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
PART 3
Hapir saja aku terlonjak saking kagetnya "Eh! Ngga papa. Kakak sendiri ngapain disini? bukannya harus nyiapin buat besok bareng senior pembimbing lainnya ya?"
Kak Alvin berjalan kearahku dan duduk didepanku"
"Malas aja sih, bosen"
"Loh? Kok Gitu sih? Itu kan udah jadi tanggung jawab lo kak"
"Gak papa sih. Lo ngapain?"
"twitteran aja sih. Kenapa emang Kak?"
"oh, engga. Gue ganggu gak?"
"Hah? Ganggu? Ya engga lah. Lo ngapain kesini?"
"Tadinya sih cuma lewat kirain disini gak ada orang taunya ada lo."
"Emang kenapa kalo ada gue?"
"Ya gue pengen ngobrol aja sama lo. Besok ikut kemping kan?"
"Ahahaha, iyalah kak kan wajib ikut. Ternyata Kak Alvin baik juga ya kirain cuma bisa galak-galak aja" Ucap ku dengan tampang watados.
"Ya engga lah haha" Jawabnya lalu tertawa. Tawanya sangat renyah dan enak didengar.
Kami terus mengobrol sampai satu per satu teman-teman kelasku datang . Sebelum Ify dan Prissy datang Kak Alvin telah keluar kelas.
Sekarang sudah hari jumat, saat seluruh anak kelas X berangkat ke Cibubur untuk kemping penutupan MOS.
"Pagi!" Seru Prissy riang lalu merangkul ku dan Ify dari belakang. "Dikit banget barang bawaan kalian?"
Aku melirik tas ransel yang terletak didekat kakiku, dan tersenyum bangga. "Iya dong. cuma tiga hari ini, ngapain bawa barang banyak-banyak?"
"Hahaha bener Vi" Ify ikut angkat bicara.
"Anak-anak mohon tenang sebentar, sebentar lagi kita akan berangkat, jadi kita akan berdoa dulu menurut agama dan keyakinan masing-masing" Seru Pak Duta, kepala sekolah SMA Cahaya Harapan.
"Berdoa dimulai!" Seru Pak Arman lagi.
Seketika, lapangan basket SMA Cahaya Harapan yang tadinya riuh, menjadi sunyi karena semua berdoa dalam hati.
"Berdoa selesai!"
Dengung bising mulai terdengar lagi dipenjuru lapangan.
Dalam waktu kurang 5 menit, tenda yang dibuat oleh Prissy dibantu denganku dan Ify telah berdiri kokoh. Gak percuma waktu SMP Prissy ikut pramuka.
"Hebat juga lo Pris bisa bikin tenda. Gue aja kalo gak ada lo udah pasti gak akan bisa" Aku menepuk pundak Prissy pelan.
"Oh, iya dong gue gitu" Jawab Prissy sambil menyombongkan diri.
"Huuuuuu" Aku dan Ify pun langsung mengkoor dirinya.
"Eh, by the way menurut kalian senior pembimbing yang paling baik siapa?" Tanya Ify.
"Gue sih Kak Angel, diantara semua senior pembimbing cuma dia yang gak pernah ngerjain gue" Jawab ku disambut anggukan dari Pricilla.
"Kalo yang paling ganteng siapa?" Tanya Pricilla.
"Gue sih Mario, itu loh yang kemaren nyanyiin lagu buat gue" Jawab Ify.
"Cieeee Ify sama Kak Rio ya, cieee" Ledekku dan Prissy.
"Kalo lo siapa Pris?"
"Gue sih Gabriel, itu loh yang kakak kelas lo di SMP itu Vi" Jawab Prissy "Serius, dia kecee banget. Kapan-kapan kenalin gue ke dia dong Vi" Pinta Prissy.
"Itu sih emang maunya elo aja Pris" Ucap Ify.
"Nah! bener tuh Fy" Aku menambahkan.
"Emang kalo lo siapa Vi?" Tanya Prissy.
"Siapa ya? Alvin mungkin?" Jawabku datar.
"Hah? Alvin?" Tanya Ify dan Prissy berbarengan.
"Emang kenapa kalo Alvin? Kalian kan juga pernah bilang kalo Alvin ganteng"
"Iya sih, tapi kan......" Belum sempat Prissy melanjutkan ucapannya, Kak Angel datang menghampiri kami
"Sivia, Ify, Pricilla ngumpul dulu yuk, kita mau ngasih jadwal dan pengarahan buat nanti"
"Iya kak" Aku pun langsung berdiri diikuti oleh Ify dan Prissy.


